WADUH! Ternyata Bahan Dapur Ini Lebih BAHAYA Dari MICIN! Simak Selengkapnya Yuk

Monosodium Glutamate (MSG) atau disebut micin saat ini sering dikabarkan atau dikaitkan dengan hal yang negatif. Tetapi, informasi tersebut tidak disertai data akurat. Menurut ahli gizi Dr Johanes Chandrawinata, masih banyak pemahaman masyarakat soal MSG yang keliru. Misalnya, MSG dianggap berbahaya dan merusak kesehatan, bahkan bisa bikin bodoh.


“Pada kenyataannya selama bertahun-tahun, berbagai studi menyimpulkan bahwa MSG aman dikonsumsi. MSG berdasarkan peraturan BPOM dan Kementerian Kesehatan dinyatakan aman dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 33 Tahun 2012,” kata Johanes dalam keterangan tertulisnya.

Pada aturan tersebut, lanjut Johanes, Acceptable Daily Intake (ADI) atau batas asupan harian dalam mengonsumsi micin ditentukan. “Artinya, ini menunjukan bukan barang berbahaya, serta konsumsinya secukupnya dan sesuai selera,” lanjutnya. Kandungan MSG pun sebetulnya terdapat di setiap makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Seperti kerupuk, mie instan, keripik, nuget, hingga minuman ringan.

Justru, menurut Johanes, yang harus dikhawatirkan adalah konsumsi garam, bukan MSG. Seperti kita ketahui, kandungan natrium pada garam bisa mencapai 36 persen, sedangkan natrium di MSG hanya 12 persen. “Ingat konsumsi yang tinggi akan natrium bisa menyebabkan hipertensi,” katanya. 
Di Jepang, MSG secara resmi disetujui sebagai bahan tambahan makanan pada tahun 1948. Sepuluh tahun kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA) menyatakan bahwa MSG aman.

Mulai tahun 1970, JECFA (Joint Expert Committee on Food Additives) yang dibentuk oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) merilis sejumlah pernyataan tentang keamanan MSG pada bayi, yang menghasilkan kesimpulan pada tahun 1987 bahwa penggunaan MSG tidak perlu dibatasi pada bayi usia berapa pun.

Pengunaan garam memang tidak dilarang, kandungan yodium dalam garang juga sangat diperlukan tubuh, tetapi bagi anda penderita hipertensi tentu sebaiknya mengurangi tingkat konsumsi garam. Jadi pada dasarnya baik mecin ataupun garam masih bisa dikonsumsi tentunya dalam batas kewajaran dan tidak berlebihan.

Sumber: cuknews
Loading...
Back To Top